Sekda Kampar Ajukan Pensiun Dini ‘Karena Toke Sudah Tak Suka dengan Kita'

Jumat, 14 November 2025 | 15:54:02 WIB

PEKANBARU — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar menyatakan secara terbuka bahwa dirinya telah mengajukan surat pensiun dini, bukan surat pengunduran diri seperti yang sempat beredar. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih menjabat sebagai Sekda, namun memilih mengambil langkah pensiun dini karena mempertimbangkan dinamika yang terjadi di internal pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, saya sudah mengajukan surat pensiun dini. Bukan pengunduran diri. Saya tetap sekarang pun masih menjabat sebagai Sekda, hanya saya memilih pensiun dini,” ujarnya, jumat, 14 November 2025.

Menurutnya, keputusan itu diambil setelah melihat adanya sinyal ketidakcocokan antara dirinya dan kepala daerah. Ia menilai, evaluasi terhadap dirinya merupakan penanda bahwa hubungan kerja sudah tidak lagi selaras.

“Kenapa saya lakukan ini? Saya lakukan ini dengan pertimbangan. Kalau sudah diadakan evaluasi terhadap saya, berarti kan sudah tidak cocok lagi dengan saya,” katanya.

Ia menggambarkan keputusannya dengan sebuah analogi yang cukup tajam dan jujur.

“Pakai prinsip aja. Kalau ibarat orang berbisnis, kalau toke sudah tidak suka sama kita, ya sudah kita menghindar aja. Keluar kita dari lingkaran itu, kita carilah jalan yang lain,” ungkapnya.

Baginya, keputusan pensiun dini bukan akhir dari segalanya. Ia menegaskan bahwa rezeki tidak hanya terbatas saat seseorang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Rezeki itu tidak hanya di PNS. Di tempat lain masih ada,” tegasnya.

Sikap Sekda Kampar ini mendapat perhatian publik karena dianggap sebagai pernyataan jujur yang menggambarkan dinamika hubungan antara pejabat daerah dan kepala daerah. Hingga kini, pihak Pemerintah Kabupaten Kampar belum memberikan tanggapan resmi terkait pengajuan pensiun dini tersebut. (dowi)

Terkini