Syahrul Aidi Maazat Resmi Pimpin BKSAP DPR: Janji Perkuat Diplomasi Parlemen di Tengah Geopolitik yang Memanas

Selasa, 18 November 2025 | 12:11:14 WIB

JAKARTA – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI resmi memiliki nahkoda baru. Anggota DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat, ditetapkan sebagai Ketua BKSAP menggantikan Mardani Ali Sera melalui rapat pleno yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (18/11/2025).

Penetapan dilakukan setelah Fraksi PKS mengajukan surat resmi terkait pergantian pimpinan BKSAP. Nama Syahrul kemudian disetujui tanpa keberatan dalam rapat pleno. Dengan keputusan ini, BKSAP kini dipimpin oleh Syahrul bersama jajaran wakil ketua: Irine Yusiana Roba Putri, Ravindra Airlangga, Muhammad Husein Fadlulloh, dan Bramantyo Suwondo.

Momentum Baru Diplomasi Parlemen

Dalam sambutannya, Syahrul Aidi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi momentum memperkuat diplomasi parlemen di tengah dinamika global yang semakin rumit.

Ia menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu yang telah membangun kredibilitas BKSAP di kancah internasional. Syahrul juga menekankan bahwa diplomasi parlemen bukan kerja individu, tetapi kerja kolektif seluruh anggota BKSAP.

“Saya hadir bukan untuk berjalan sendiri, tetapi untuk mengajak semua berjalan bersama. Keberhasilan diplomasi parlemen merupakan kerja kolektif yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Isu Global Prioritas BKSAP

Syahrul menilai tantangan diplomasi parlemen ke depan semakin kompleks, terutama terkait isu geopolitik, kemanusiaan global, hingga agenda-agenda multilateral yang membutuhkan respons cepat dan terukur dari Indonesia.

Beberapa isu yang disorotnya meliputi:

Konflik dan krisis kemanusiaan di Sudan

Perjuangan kemerdekaan Palestina

Kondisi pengungsi Rohingya

Stabilitas dan perkembangan ekonomi kawasan

Menurutnya, seluruh isu tersebut merupakan amanat konstitusi yang harus diperjuangkan melalui jalur diplomasi parlemen.

Sanjungan untuk Prabowo Subianto

Dalam pidatonya, Syahrul Aidi turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI terpilih Prabowo Subianto, yang ia sebut sebagai figur penting dalam diplomasi internasional Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi Bapak Prabowo Subianto sebagai Bapak Diplomasi Indonesia, yang sangat progresif, aktif, dan responsif terhadap dinamika global. Kiprah beliau menjadi teladan bagi diplomasi parlementer kita ke depan,” tegasnya.

Syahrul juga meminta dukungan dan arahan dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, agar BKSAP semakin solid dan produktif dalam menjalankan mandat diplomasi parlemen.

“Saya berharap Bapak Profesor H. Sufmi Dasco Ahmad terus membimbing dan memberi masukan demi keberhasilan BKSAP ke depan,” ucapnya.

Dengan penunjukan ini, Syahrul Aidi Maazat resmi memulai babak baru kepemimpinan BKSAP DPR RI di tengah meningkatnya tuntutan diplomasi global, membawa misi memperkuat posisi Indonesia di forum internasional.***Rls

Terkini