Bangkinang – Rotasi besar-besaran pejabat tinggi kembali mewarnai Pemerintah Kabupaten Kampar. Dalam pelantikan 30 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Senin (1/12/2025), sosok yang paling menjadi sorotan adalah Ir. Hj. Kholidah, MM.
Figur perempuan yang hampir dua dekade mengelola pendapatan daerah itu akhirnya tergeser setelah bertahan sejak era Bupati Burhanuddin Husin (2006–2011). Selama empat pergantian bupati—Burhanuddin Husin, Jefry Noer, Azis Zainal, Catur Sugeng—nama Kholidah selalu berada di dalam lingkaran strategis pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kampar.
Ia bahkan sempat disebut sebagai pejabat yang nyaris tak tergantikan dalam sektor pendapatan daerah. Namun dominasi panjang itu berakhir pada era Ahmad Yuzar. Dalam rotasi besar ini, Kholidah dipindahkan menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, sementara jabatan Kepala Bapenda yang sebelumnya dikuasainya selama bertahun-tahun kini resmi diserahkan kepada Zamhur.
Zamhur, Adik Kandung Bupati
Penunjukan Zamhur sebagai Kepala Bapenda menarik perhatian publik Kampar. Selain pernah menjabat Sekretaris Bapenda Kampar pada era Bupati Catur Sugeng, Zamhur juga merupakan adik kandung Bupati Kampar Ahmad Yuzar.
Posisi ini dinilai strategis karena Bapenda adalah tulang punggung Pendapatan Asli Daerah. Dengan wilayah Kampar yang luas, potensi pajak dan retribusi daerah dianggap sangat besar, namun selama ini kerap disebut “jalan di tempat”.
Dengan Zamhur memegang kendali, muncul harapan besar bahwa sektor pendapatan akan dibenahi secara lebih agresif dan serius. Penataan ulang sistem, pembenahan basis data pajak, serta optimalisasi potensi PAD diyakini menjadi pekerjaan besar yang menunggu di depan.
Pelantikan 30 Pejabat JPTP
Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Bupati itu dihadiri Wakil Bupati Misharti. Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa rotasi ini merupakan upaya percepatan kinerja birokrasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi, tetapi percepatan kinerja. Semua pejabat harus langsung menyesuaikan program dan mempercepat realisasi pembangunan,” ujarnya.
Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik:
1. Zamzami Hasan – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan
2. Dunan – Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik
3. Suhermi – Staf Ahli Bidang Ekonomi
4. Muhammad – Asisten II
5. Syahrizal – Asisten III
6. Asmara Fitra Abadi – Kadis Kesehatan
7. Rusdi Hanif – Kadis Perumahan dan Permukiman
8. Agustar – Kadis Sosial
9. Edi Afrizal – Kadis KB
10. Yulinusman – Kadis Ketahanan Pangan
11. Aidil – Kadis Perhubungan
12. Lukmasnyah – Kadis Kominfo
13. Syarifudin – Kadis Koperasi
14. Reflizal – Kadis DPMPTSP
15. Afdal – Kadis Pariwisata
16. Kholida – Kadis Arsip dan Perpustakaan
17. Zulfahmi – Kadis Perikanan
18. Nur Ilahi Ali – Kadis Pertanian
19. Marahalim – Kadis Perkebunan
20. Edwar – Kadis Perindustrian
21. Yurico – Kadis Damkar
22. Ardy – Kepala Bappeda
23. Dendi – Kepala BPKAD
24. Zamhur – Kepala Bapenda
25. Ridel – Kepala BKPSDM
26. Azwan – Kalaksa BPBD
27. Mahadi – Kepala Kesbangpol
28. Himawan – Direktur RSUD Bangkinang
29. Rama Deni Lubis – Sekretaris DPKAD
Pemkab Kampar menargetkan pola birokrasi yang lebih profesional dan efektif untuk mendukung program prioritas tahun 2025–2026. (*)