Kholidah Akhirnya Tergeser Setelah Puluhan Tahun Mengelola Pendapatan Daerah Sejak Era Burhanuddin Husin

Selasa, 02 Desember 2025 | 13:45:29 WIB
Ir. Hj. Kholidah, MM.

Bangkinang – Rotasi besar-besaran pejabat tinggi kembali mewarnai Pemerintah Kabupaten Kampar. Dalam pelantikan 30 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Senin (1/12/2025), sosok yang paling menjadi sorotan adalah Ir. Hj. Kholidah, MM.

Figur perempuan yang hampir dua dekade mengelola pendapatan daerah itu akhirnya tergeser setelah bertahan sejak era Bupati Burhanuddin Husin (2006–2011). Selama empat pergantian bupati—Burhanuddin Husin, Jefry Noer, Azis Zainal, Catur Sugeng—nama Kholidah selalu berada di dalam lingkaran strategis pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kampar.

Ia bahkan sempat disebut sebagai pejabat yang nyaris tak tergantikan dalam sektor pendapatan daerah. Namun dominasi panjang itu berakhir pada era Ahmad Yuzar. Dalam rotasi besar ini, Kholidah dipindahkan menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan, sementara jabatan Kepala Bapenda yang sebelumnya dikuasainya selama bertahun-tahun kini resmi diserahkan kepada Zamhur.

Zamhur, Adik Kandung Bupati

Penunjukan Zamhur sebagai Kepala Bapenda menarik perhatian publik Kampar. Selain pernah menjabat Sekretaris Bapenda Kampar pada era Bupati Catur Sugeng, Zamhur juga merupakan adik kandung Bupati Kampar Ahmad Yuzar.

Posisi ini dinilai strategis karena Bapenda adalah tulang punggung Pendapatan Asli Daerah. Dengan wilayah Kampar yang luas, potensi pajak dan retribusi daerah dianggap sangat besar, namun selama ini kerap disebut “jalan di tempat”.

Dengan Zamhur memegang kendali, muncul harapan besar bahwa sektor pendapatan akan dibenahi secara lebih agresif dan serius. Penataan ulang sistem, pembenahan basis data pajak, serta optimalisasi potensi PAD diyakini menjadi pekerjaan besar yang menunggu di depan.

Pelantikan 30 Pejabat JPTP

Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Bupati itu dihadiri Wakil Bupati Misharti. Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa rotasi ini merupakan upaya percepatan kinerja birokrasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi, tetapi percepatan kinerja. Semua pejabat harus langsung menyesuaikan program dan mempercepat realisasi pembangunan,” ujarnya.

Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik:

1. Zamzami Hasan – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan

2. Dunan – Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik

3. Suhermi – Staf Ahli Bidang Ekonomi

4. Muhammad – Asisten II

5. Syahrizal – Asisten III

6. Asmara Fitra Abadi – Kadis Kesehatan

7. Rusdi Hanif – Kadis Perumahan dan Permukiman

8. Agustar – Kadis Sosial

9. Edi Afrizal – Kadis KB

10. Yulinusman – Kadis Ketahanan Pangan

11. Aidil – Kadis Perhubungan

12. Lukmasnyah – Kadis Kominfo

13. Syarifudin – Kadis Koperasi

14. Reflizal – Kadis DPMPTSP

15. Afdal – Kadis Pariwisata

16. Kholida – Kadis Arsip dan Perpustakaan

17. Zulfahmi – Kadis Perikanan

18. Nur Ilahi Ali – Kadis Pertanian

19. Marahalim – Kadis Perkebunan

20. Edwar – Kadis Perindustrian

21. Yurico – Kadis Damkar

22. Ardy – Kepala Bappeda

23. Dendi – Kepala BPKAD

24. Zamhur – Kepala Bapenda

25. Ridel – Kepala BKPSDM

26. Azwan – Kalaksa BPBD

27. Mahadi – Kepala Kesbangpol

28. Himawan – Direktur RSUD Bangkinang

29. Rama Deni Lubis – Sekretaris DPKAD

Pemkab Kampar menargetkan pola birokrasi yang lebih profesional dan efektif untuk mendukung program prioritas tahun 2025–2026. (*)

Terkini