Forum Komunikasi Cabor Riau Terbentuk, Jadi Tonggak Baru Pembenahan KONI Riau

Rabu, 03 Desember 2025 | 06:09:39 WIB
Forum Komunikasi Cabang Olahraga Riau (Forkicau) resmi terbentuk dalam acara silaturahmi dan diskusi cabor se-Riau yang digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Selasa (2/12).

PEKANBARU – Forum Komunikasi Cabang Olahraga Riau (Forkicau) resmi terbentuk dalam acara silaturahmi dan diskusi cabor se-Riau yang digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Selasa (2/12). Pertemuan yang difasilitasi Ketua Pengprov Catur Riau, H Syafri Jaya, ini menjadi momentum lahirnya gerakan bersama untuk memperkuat suara cabor dalam menentukan arah kepemimpinan KONI Riau ke depan.

Pertemuan yang diundang langsung oleh Team 7—Yudersmon, Deni Ermanto Iddehan, Uspandi, Erwinsyah, Martias, Amrisal, dan Ichal—dihadiri 40 dari 63 cabor yang terdaftar di KONI Riau. Suasana diskusi berjalan hangat, penuh kritik, masukan, sekaligus tekad memperbaiki kondisi pembinaan olahraga di Bumi Lancang Kuning.

Ketua Sambo Riau, Enriko, menyebut KONI Riau saat ini masih “ber-rapor merah” terkait pembinaan. Hal senada disampaikan Indra Tanjung dari cabor Woodball yang menilai perhatian KONI terhadap cabor masih sangat minim.

Dari bulutangkis, Idris Isubadi menegaskan pentingnya mekanisme uji kompetensi bagi calon Ketua KONI Riau. “Calon ketua harus menyampaikan visi-misi melalui forum komunikasi ini,” ujarnya.

Masuardi dari Forki menambah kritik tajam. “KONI jangan pilih kasih dalam pembinaan. Kami kecewa melihat kondisi sekarang.” Sementara Yasmin dari Kick Boxing menyebut adanya “kegelisahan kolektif” terhadap kepemimpinan KONI saat ini. “Ketua yang baru harus paham harapan kami,” katanya.

Koordinator Team 7, Deni Ermanto Iddehan, mengapresiasi seluruh masukan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa forum ini lahir dari kesadaran bersama untuk membangun olahraga Riau secara serius. “Pertemuan ini sukses dan menghasilkan rekomendasi penting untuk masa depan KONI Riau,” ucapnya.

Lima Rekomendasi Penting Forkicau:

1. Sepakat membentuk Forum Komunikasi Pengprov Cabor se-Riau.

2. Menilai kepemimpinan KONI saat ini belum mampu meningkatkan prestasi olahraga, terlihat dari hasil PON Sumut–Aceh.

3. Ketua KONI ke depan harus sosok energik, sehat, dan mampu menyelesaikan persoalan cabor terutama terkait pengiriman atlet ke berbagai event.

4. Pertemuan lanjutan disepakati pada 12 Desember 2025 dengan tuan rumah Persambi Riau untuk mematangkan kriteria calon ketua dan mendengar visi-misi kandidat.

Halaman :

Terkini