“Di Tengah Gencarnya KPK, Dugaan Nepotisme Proyek Miliaran di RSUD Arifin Achmad Mengguncang Riau”

Sabtu, 04 April 2026 | 22:06:28 WIB

Pekanbaru – Gelombang pemberantasan korupsi yang terus digencarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya belum sepenuhnya menjadi efek jera bagi sebagian pejabat daerah. Di tengah ekspektasi publik akan tata kelola pemerintahan yang bersih, justru muncul dugaan praktik yang mengarah pada konflik kepentingan di lingkungan pelayanan publik.

Sorotan kini tertuju pada RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Direktur rumah sakit tersebut, drg. Yusi Prastiningsih, diduga menunjuk perusahaan milik keponakannya yang berinisial MFA dalam proyek pengadaan bahan makanan basah untuk pasien rawat inap Tahun Anggaran 2026.

Proyek tersebut bukan bernilai kecil. Berdasarkan informasi yang beredar, total anggaran mencapai Rp4.814.189.025. Nilai fantastis ini memantik perhatian publik, mengingat sektor pelayanan kesehatan seharusnya menjadi contoh integritas dalam pengelolaan anggaran negara.

Jika dugaan ini terbukti, maka praktik tersebut berpotensi melanggar prinsip dasar pengadaan barang dan jasa pemerintah, yakni transparansi, akuntabilitas, serta bebas dari konflik kepentingan. Penunjukan pihak yang memiliki hubungan keluarga secara langsung menjadi titik krusial yang dapat mencederai kepercayaan publik.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan anggaran, kasus ini menjadi pengingat bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi juga membutuhkan komitmen moral dari para pejabat itu sendiri.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai klarifikasi atas dugaan tersebut. Publik pun menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam proses pengadaan tersebut.

Kasus ini sekaligus menjadi ujian bagi konsistensi penegakan hukum di daerah, serta komitmen pemerintah dalam menjaga integritas sektor kesehatan dari praktik-praktik yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

---

Catatan kaki:

Berita ini disusun oleh Tim Redaksi etalasenews.com

#EtalaseNews #Riau #Pekanbaru #KPK #Antikorupsi #Transparansi #GoodGovernance #RSUDArifinAchmad #BeritaDaerah

Terkini