Pekanbaru – Menjelang akhir tahun 2025, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gardu Prabowo resmi menunjuk Rika Putra sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gardu Prabowo Provinsi Riau. Penunjukan tersebut ditetapkan langsung oleh Ketua Umum DPN Gardu Prabowo, Sugiono.
Selain Rika Putra sebagai ketua, DPN juga menetapkan Sadrianto sebagai Sekretaris, Sujadi sebagai Bendahara, serta Rocky Ramadani sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).
Keputusan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 14.01/SK-DPD Riau/DPN-GP/VIII/2025 yang ditandatangani Ketua Umum DPN Gardu Prabowo Sugiono dan Sekretaris Jenderal Hamzah.
SK tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum I DPN Gardu Prabowo, Asaldin Gea, di kantor DPN, dan disaksikan Koordinator Wilayah I Sumatera Irwansyah serta Koordinator Wilayah II Sumatera Abrar Setiawan, 25 Desember 2025.
Penunjukan ini menjadi dasar hukum dan mandat organisasi bagi Rika Putra untuk memimpin serta mengonsolidasikan Gardu Prabowo di Provinsi Riau. Dalam SK tersebut, pengangkatan dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan soliditas kader, serta mengoptimalkan peran Gardu Prabowo dalam mendukung dan mengawal Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di Riau.
Sugiono yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sekaligus Menteri Luar Negeri Kabinet Merah Putih menilai Rika Putra memiliki kapasitas kepemimpinan, loyalitas, dan rekam jejak organisasi yang memadai. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa Gardu Prabowo Riau bergerak lebih aktif, progresif, dan terarah.
Sementara itu, Rika Putra menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat jaringan Gardu Prabowo hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Riau.
Penunjukan kepengurusan baru ini dinilai sebagai langkah strategis Gardu Prabowo dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memantapkan peran politik menjelang dinamika politik nasional ke depan. (rls)