Peta Politik Berubah, Iskandar Hoesin Tunda MUSORPROV KONI Riau di Tengah Dominasi Dukungan ke Edi Basri

Rabu, 11 Februari 2026 | 20:31:31 WIB
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri

Namun, dinamika yang berkembang di internal KONI Riau menunjukkan situasi politik yang tidak sederhana. Sejumlah sumber menyebutkan, dukungan dari mayoritas Pengprov cabang olahraga (cabor) serta KONI kabupaten/kota mengarah kuat kepada Edi Basri, yang disebut-sebut menjadi rival utama Iskandar Hoesin dalam perebutan kursi Ketua Umum.

Perubahan konstelasi dukungan ini dinilai menjadi faktor krusial yang memengaruhi suhu politik organisasi. Edi Basri disebut telah mengantongi dukungan dominan, baik dari cabor strategis maupun KONI daerah, sehingga posisi petahana berada dalam tekanan serius.

Iskandar Hoesin sendiri dikabarkan tetap maju dalam kontestasi. Namun secara hitung-hitungan dukungan, peluangnya dinilai tidak sekuat periode sebelumnya. Beberapa pihak menilai, penundaan MUSORPROV memberi ruang konsolidasi ulang bagi kubu petahana.

Di sisi lain, kubu pendukung Edi Basri disebut tetap solid dan menilai proses demokrasi organisasi harus berjalan sesuai jadwal awal tanpa intervensi dinamika politik.

Penundaan MUSORPROV ini dipastikan akan memperpanjang tensi politik di tubuh KONI Riau. Publik olahraga kini menunggu, apakah penundaan ini murni administratif atau bagian dari strategi politik menghadapi dominasi dukungan terhadap rival.

Yang jelas, pertarungan menuju kursi Ketua Umum KONI Riau 2026–2030 semakin terbuka dan kian menarik untuk disimak. (*)

Halaman :

Terkini