Bupati Kampar Ahmad Yuzar Siapkan Perombakan Pengurus Yayasan Politeknik Kampar

Bupati Kampar Ahmad Yuzar Siapkan Perombakan Pengurus Yayasan Politeknik Kampar
Bupati Kampar Ahmad Yuzar

KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar berencana melakukan perombakan kepengurusan Yayasan Datuk Tabano, yayasan milik Pemerintah Kabupaten Kampar yang menaungi Politeknik Kampar. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penataan kelembagaan dan penguatan arah pengembangan pendidikan vokasi di daerah.

Politeknik Kampar merupakan perguruan tinggi vokasi swasta yang berdiri berdasarkan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Kampus ini memperoleh izin operasional melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 68/D/O/2008 serta kontrak kerja sama Nomor 0910/D2.2/2008 tertanggal 22 April 2008.

Menurut Ahmad Yuzar, evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola yayasan perlu dilakukan agar Politeknik Kampar benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia terampil dan siap kerja. “Kampus ini milik daerah, maka harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi masa depan,” ujarnya.

Selain penataan struktur yayasan, Pemkab Kampar juga berkomitmen memberikan dukungan anggaran untuk memperkuat operasional dan pengembangan kampus. Suntikan dana tersebut direncanakan diarahkan pada peningkatan kualitas sarana prasarana, laboratorium vokasi, serta kompetensi dosen dan tenaga pengajar.

Tidak hanya itu, Bupati Ahmad Yuzar juga menyiapkan langkah besar dengan mendorong Politeknik Kampar menuju konsep go international campus. Salah satu rencana strategisnya adalah membuka kerja sama internasional dengan Jepang dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Kerja sama tersebut akan difokuskan pada bidang hilirisasi kelapa dan produk sawit, sektor unggulan Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga teknologi pengolahan, inovasi produk, hingga standar industri global.

“Kampar punya potensi besar di sektor perkebunan, khususnya sawit. Pendidikan vokasi harus hadir untuk mengolah potensi itu menjadi nilai tambah ekonomi,” kata Ahmad Yuzar.

Ia menegaskan, Politeknik Kampar harus menjadi pusat pengembangan keahlian terapan yang terhubung langsung dengan dunia industri, baik nasional maupun internasional. Dengan langkah tersebut, lulusan diharapkan mampu bersaing di pasar kerja global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rencana perombakan kepengurusan yayasan dan pengembangan kerja sama internasional ini ditargetkan mulai berjalan secara bertahap dalam waktu dekat, seiring dengan penyiapan regulasi dan peta jalan pengembangan Politeknik Kampar ke depan. (*)

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index