PEKANBARU, 17 Juni 2026 – Insiden memalukan mengguncang marwah hukum Riau. Enam tahanan Kejaksaan Negeri Pekanbaru berhasil meloloskan diri tepat di halaman samping Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (11/6/2026) siang, sesaat setelah turun dari mobil tahanan.
Hingga hari ini, hanya 4 tahanan yang berhasil diringkus kembali. 2 tahanan lainnya masih berkeliaran, menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.
Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Islam GMI Riau Taufik Hidayat tak tinggal diam. Dengan nada menggelegar, ia melayangkan kecaman keras dan menuntut pertanggungjawaban tertinggi dari Kajari Pekanbaru.
“Ini bukan sekadar kelalaian. Ini pengkhianatan terhadap rasa aman rakyat! Enam nyawa berbahaya lepas sekaligus di depan gerbang pengadilan. Di mana wibawa aparat? Di mana SOP yang katanya ketat?” tegas Taufik, Rabu (17/6/2026).
Menurut Taufik, kaburnya 6 tahanan sekaligus adalah bukti runtuhnya benteng pengamanan Kejari. Kelemahan SOP pengawalan, kelengahan petugas, dan hilangnya pengawasan melekat telah membuka jalan bagi para terdakwa mempermainkan hukum.
GMI Riau menyatakan sikap dengan 3 tuntutan:
1. Copot Kajari Pekanbaru Sekarang Juga
Taufik mendesak Jaksa Agung RI dan Kajati Riau segera mencopot Kajari Pekanbaru. “Jika tak mampu menjaga tahanan di depan mata sendiri, mundur dengan jantan. Jangan nodai marwah Adhyaksa!”
2. Audit Total & Evaluasi SOP
Kejaksaan Agung diminta membongkar dan mengaudit menyeluruh SOP pengawalan tahanan di seluruh Kejari se-Riau. Jangan sampai tragedi ini terulang.
3. Periksa Petugas Pengawal
Bidang Pengawasan Kejati Riau harus turun. Dalami ada unsur kesengajaan atau murni kelalaian. Hukum harus tajam ke atas, bukan tumpul ke bawah.
“Riau adalah tanah yang menjunjung tinggi hukum dan ketertiban. Jangan biarkan wajah penegakan hukum kita dilumuri aib oleh kecerobohan aparatnya sendiri. Rakyat menuntut keberanian, bukan alasan!” tutup Taufik dengan lantang.
Sampai berita ini diturunkan, Kejari Pekanbaru belum memberikan penjelasan resmi. Sementara 2 tahanan buron masih jadi buruan aparat gabungan.***rilis