Malam 27 Ramadan Berdentum, Festival Meriam Buluh ke-6 di Tanah Putih Tanjung Melawan Sukses Digelar

Malam 27 Ramadan Berdentum, Festival Meriam Buluh ke-6 di Tanah Putih Tanjung Melawan Sukses Digelar
Malam 27 Ramadan Berdentum, Festival Meriam Buluh ke-6 di Tanah Putih Tanjung Melawan Sukses Digelar

ROKAN HILIR – Suasana malam ke-27 Ramadan 1447 Hijriah di halaman Kantor Camat Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Lembaga Tepak Sirih sukses menggelar Festival Meriam Buluh ke-6 pada Senin malam (16/03/2026) selepas salat Tarawih berjamaah.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat ini dibuka secara resmi oleh Camat Tanah Putih Tanjung Melawan, Muhammad Zuhri, S.Ag., MM. Dalam prosesi pembukaan, camat melakukan penyulutan meriam buluh secara simbolis yang menandai dimulainya festival, didampingi unsur upika serta tokoh masyarakat setempat.

Dentuman meriam buluh yang menggema di malam Ramadan itu disambut antusias warga yang memadati halaman kantor camat. Tradisi tersebut menjadi bagian dari budaya masyarakat pesisir Rokan Hilir dalam menyemarakkan malam-malam terakhir Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini yang akrab disapa Rahmat Pantun, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya festival untuk keenam kalinya.

“Alhamdulillah acara berjalan sukses dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh sponsor dan donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk mendukung pelestarian budaya ini. Tanpa dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan semegah ini,” ujar Rahmat Pantun.

Ia menambahkan, Festival Meriam Buluh bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk upaya menjaga tradisi leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat Tanah Putih Tanjung Melawan.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Hadir mewakili Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Rohil, Kepala Bidang Destinasi Hasian Harahap, S.Pd., M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Hasian Harahap mengapresiasi konsistensi Lembaga Tepak Sirih dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan budaya lokal yang memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata religi dan budaya di daerah tersebut.

Festival Meriam Buluh ke-6 ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan Kodam, Kepala Puskesmas TPTM Mingse, Ketua TP-PKK Kecamatan TPTM Azizah, Lurah Melayu Besar Kota, Ketua Partai Golkar Kecamatan TPTM Aseng, tokoh masyarakat Bukhori, serta para pengurus Lembaga Tepak Sirih selaku penggagas kegiatan.

Sepanjang acara berlangsung, masyarakat terlihat antusias menyaksikan setiap dentuman meriam buluh yang dipersiapkan oleh peserta festival. Suasana kebersamaan dan kegembiraan begitu terasa, menjadikan malam ke-27 Ramadan semakin semarak.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Meriam Buluh ke-6 ini, Lembaga Tepak Sirih berharap tradisi tersebut terus terjaga sebagai identitas budaya masyarakat Tanah Putih Tanjung Melawan, sekaligus dapat berkembang lebih besar pada tahun-tahun mendatang. (rls)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index