DUGAAN SUAP Rp200 JUTA DALAM KASUS NARKOBA, AKP UNTARI DIDESAK SEGERA JADI TERSANGKA

DUGAAN SUAP Rp200 JUTA DALAM KASUS NARKOBA, AKP UNTARI DIDESAK SEGERA JADI TERSANGKA

Pekanbaru – Penanganan kasus dugaan suap sebesar Rp200 juta yang menyeret oknum aparat kepolisian di lingkungan Polresta Pekanbaru kini menjadi sorotan publik. Desakan agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tegas terus menguat.

Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Riau, Dr Freddy Simanjuntak, secara terbuka mendesak Polda Riau untuk segera menetapkan AKP Untari sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Menurut Freddy, dugaan tindak pidana dalam perkara ini dinilai telah memenuhi unsur hukum. Ia menyebut terdapat pihak pemberi, penerima, serta saksi yang menguatkan adanya dugaan transaksi ilegal tersebut.

“Kalau unsur sudah lengkap, tidak ada alasan untuk menunda penetapan tersangka. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” tegasnya.

Informasi yang disampaikan Freddy disebut berasal dari hasil penelusuran internal serta keterangan yang berkembang di lingkungan penyidik Propam Polda Riau. Meski demikian, ia menekankan pentingnya transparansi agar kasus ini tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

Kasus ini mencuat setelah aparat mengamankan lima orang dalam sebuah operasi di tempat hiburan malam di Pekanbaru. Dari jumlah tersebut, tiga orang diduga dilepaskan setelah adanya transaksi uang yang kini tengah diselidiki.

Sejumlah anggota Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, termasuk AKP Untari, saat ini telah ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Sementara itu, pihak Polda Riau menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung. Kepolisian menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya peningkatan status perkara ke ranah pidana apabila telah ditemukan minimal dua alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum di internal kepolisian, khususnya dalam memberantas praktik penyalahgunaan wewenang yang berkaitan dengan perkara narkotika—kejahatan yang selama ini menjadi perhatian utama negara.

Publik kini menanti langkah tegas dan transparan dari aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, serta menjaga integritas institusi di mata masyarakat.

---

Catatan: Informasi dalam berita ini merupakan dugaan yang masih dalam proses penyelidikan dan menunggu penetapan resmi dari pihak berwenang.

---

Penulis: Tim Redaksi etalasenews

Wartawan: Redaksi etalasenews.com

---

#EtalaseNews #Pekanbaru #PoldaRiau #Narkoba #DugaanSuap #Propam #PenegakanHukum #BeritaRiau

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index