Setelah Pirdaus, Kini Giliran Gustami Siregar Disorot: Dinilai Cederai Citra NasDem Kampar

Setelah Pirdaus, Kini Giliran Gustami Siregar Disorot: Dinilai Cederai Citra NasDem Kampar

Kampar — Sorotan terhadap kader Partai NasDem di Kabupaten Kampar kembali mencuat. Setelah sebelumnya nama Pirdaus menjadi perhatian publik, kini giliran Gustami Siregar yang menjadi perbincangan hangat usai muncul dugaan dirinya tertidur saat Rapat Paripurna DPRD Kampar.

Rapat yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025 tersebut sejatinya merupakan forum strategis dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah. Namun, perhatian publik justru teralihkan oleh beredarnya momen yang dinilai tidak mencerminkan sikap profesional seorang wakil rakyat.

Sejumlah kalangan menilai, insiden ini semakin memperkuat persepsi negatif terhadap citra Partai NasDem di Kampar. Dalam waktu yang berdekatan, dua nama kader partai yang sama menjadi sorotan publik, memicu pertanyaan tentang kedisiplinan dan etika internal partai.

“Ini bukan sekadar persoalan individu, tetapi menyangkut citra partai secara keseluruhan. Jika tidak disikapi serius, kepercayaan publik bisa terus tergerus,” demikian salah satu tanggapan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dugaan tertidur dalam forum resmi dinilai sebagai bentuk kelalaian dalam menjalankan fungsi representasi rakyat. Terlebih, rapat paripurna merupakan ruang penting bagi anggota dewan untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Di tengah derasnya kritik, muncul pula desakan agar Partai NasDem melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap kader-kadernya di legislatif. Bahkan, sebagian publik mendorong langkah tegas sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi dari Gustami Siregar maupun pernyataan dari DPD Partai NasDem Kampar terkait peristiwa tersebut. Informasi yang beredar masih bersifat dugaan dan memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Fenomena ini menunjukkan bahwa publik semakin kritis dalam menilai kinerja dan sikap para pejabat publik. Di era keterbukaan informasi, setiap tindakan di ruang publik menjadi bagian dari penilaian masyarakat terhadap integritas dan profesionalitas wakil rakyat.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga kepercayaan publik adalah tanggung jawab utama, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi institusi dan partai politik yang menaunginya.

---

Catatan Redaksi:

Berita ini disusun berdasarkan dinamika informasi yang berkembang di ruang publik dan belum sepenuhnya terkonfirmasi secara resmi. Asas praduga tak bersalah dan prinsip keberimbangan tetap dijunjung tinggi.

Penulis: Tim Redaksi etalasenews.com

---

#DPRDKampar #Kampar #NasDem #GustamiSiregar #Pirdaus #EtalaseNews #PolitikLokal #CitraPartai #SorotanPublik #BeritaDaerah

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index