ETALASENEWS.COM – Komitmen menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia kembali diuji di tingkat daerah. Anggota DPD RI, Sewitri, secara tegas mendorong pemerintah daerah agar tidak lagi bersikap pasif dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh sertifikasi halal.
Dalam pernyataannya, Sewitri menyoroti masih rendahnya jumlah UMKM yang tersertifikasi halal, meskipun pemerintah pusat telah membuka berbagai skema kemudahan, termasuk program sertifikasi halal gratis. Ia menilai, persoalan utama bukan sekadar regulasi, melainkan minimnya pendampingan langsung di lapangan.
“Banyak pelaku UMKM belum memahami prosedur, bahkan tidak tahu harus memulai dari mana. Di sinilah peran pemerintah daerah menjadi krusial,” tegasnya.
Sertifikasi halal kini bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan telah menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing produk. Dengan label halal, produk UMKM memiliki nilai tambah yang signifikan—tidak hanya memperkuat kepercayaan konsumen domestik, tetapi juga membuka peluang ekspor ke pasar global yang semakin selektif.
Data menunjukkan, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar dalam industri halal. Namun ironisnya, sebagian besar pelaku UMKM masih tertinggal dalam aspek sertifikasi. Padahal, pemerintah melalui program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) telah menyediakan kuota besar untuk mempercepat proses tersebut.
Sewitri menegaskan, tanpa keterlibatan aktif pemerintah daerah, program-program tersebut berisiko tidak tepat sasaran. Ia mendorong adanya langkah konkret, mulai dari sosialisasi masif, pelatihan teknis, hingga pendampingan intensif bagi pelaku usaha.
“Daerah harus hadir, bukan sekadar sebagai regulator, tetapi sebagai fasilitator yang benar-benar mendampingi UMKM naik kelas,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa momentum penguatan industri halal tidak boleh terlewat. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, kecepatan adaptasi menjadi kunci. UMKM yang tidak segera bertransformasi dikhawatirkan akan semakin tertinggal.
Dengan demikian, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penentu utama keberhasilan agenda besar ini. Sertifikasi halal bukan hanya tentang label, tetapi tentang masa depan daya saing ekonomi nasional.
---
Catatan kaki: Ditulis oleh Wartawan Etalasenews – Tim Redaksi etalasenews.com
---
#EtalaseNews #UMKMNaikKelas #SertifikasiHalal #EkonomiSyariah #BeritaNasional #IndonesiaHalal #UMKMIndonesia #HalalLifestyle